Informatics Forum

Software di Perusahaan Minyak dan Gas

Posted on: November 28, 2007

From Informatika-ITS@yahoogroups.com, author Holly, lumayan buat baca-bacaan

Sak ngertiku sih, di oil company IT kepake banged..
Mungkin untuk menggambarkan bisa lihat di website-nya
IAO<http://www.iaodt.com/products-oilGas.aspx>(Pak Seno, sy pinjem
web-nya yo…:) ). Di situ terlihat hampir semua sisi
oil company yang sudah tercover oleh IT.

Sy coba jelaskan core proses-nya sak ngertiku yo, ilustrasinya biar gmpang
sy pake ini How Stuff
Works<http://science.howstuffworks.com/oil-drilling.htm/printable>,
sy jelaskan perbagian.
1. “Finding Oil”
– Pakai Satellite Images => ini sebagai awal untuk cari oil, nantinya
bisa menggunakan GIS
– Seismic Processing => seismic raw data dari kapal, harus diproses
terlebih dahulu supaya menjadi data seismic yang ‘ready’. Perlu software jg.
– Seismic Storage => biasanya datanya guede banget. untuk satu block saja
bisa sampai puluhan terra data. Dari infrastructure, perlu orang IT untuk
maintain NetApps, atu storage lainnya.
– Seismic Data Exchange => Salah satu contoh live-nya bisa buka
websitenya MED<http://www.crownminerals.govt.nz/cms/petroleum/technical-data>-nya
New Zealand. Di web ini, public bisa ‘pesan’ datanya dan mengakses data-data
seismic secara online, termasuk preview dgn GIS. Di belakangnya, berbagai
macam IT infrastructure. Mulai dari .Net, J2EE, storage guede, database,
dlsb. Kebetulan yang ini seorang indonesian yang implement.
– Seismic Intrepretation => Untuk menentukan dimana ada oil-nya,
geofisis harus menggunakan software2 untuk membantu mereka menginterpretasi
dimana letak oilnya. Biasanya menggunakan software 3D seperti
GeoProbe<http://www.halliburton.com/ps/Default.aspx?navid=220&pageid=842&prodid=MSE%253a%253a1062600092683168>.
Sampai menggunakan visionary room. Menggunakan google (kacamata 3D), dan
glove untuk melakukan interpretasi. Ada anak TC yang lagi ‘pegang’ visionary
room skg.. Seharusnya kalau dijadikan ruang game 3D kayaknya sip nih😀
2. “Prepare to Drill”
– setelah ktemu letak oil, dilakukan planning, modeling untuk mencari
titik yang terbaik untuk di lakukan drilliing dimana. Baik dari lokasi,
maupun cost. Ini pakai software juga.
3. “Drilling”
– Pada saat nge-drill, posisi Bit dicatat secara online. Data posisi bit
ditransfer via remote rig location ke real-time operation center (RTOC) yg
ada di HQ. Di RTOC, ditampilkan secara tiga dimensi sehingga tahu posisi bit
dimana skg, dan bisa dikontrol apakah bit harus belok kanan/kiri/atas/bawah.
Ini sangat menentukan keberhasilan pengeboran minyak. Sy dulu pernah cerita
mengenai ADT (advance drilling technician), yg kerjaannya hanya memonitor
jalannya drilling dari HQ pake software di RTOC ini, dgn gaji yg hmmm…..
4. “Testing”
– data-data test di simpan dalam database…
– dianalysa pakai berbagai macam software
– dari data test ini ketahuan tekanan minyak di dalam tanah berapa, lalu
dengan menggunakan software dapat dihitung berapa cadangan minyak yang ada
di dalam tersebut.
5. “Extracting the Oil”
– pemipaan, refinery, kapal yg datang & pergi, biasanya ditampilkan dalam
website GIS. Jadi kayak google-earth gitu lah..
– dari tahap produksi sampai pengapalan, dibutuhkan juga software
produksi, revenue dlsb.

Kira-kira itu gambaran penggunaan IT di core oil yang saya tahu, seharusnya
masih banyak lagi. Kalau ada yang mau nambahin??
Posisi IT disini bisa macam2, dari admin infrastructure sampai software
integrator. Pada umumnya software2 antara nomer 1 s/d 5 datang dari vendor
yang berbeda-beda. Dan antara aplikasi ini tidak saling ‘berbicara’, disitu
tugasnya untuk integrate sistem.. temen-temen IAO yang di VICO banyak
mengerjakan ini, termasuk sy dulu.. hehehe..

Enaknya berkecimpung di IT ini, setiap hari kita harus belajar. Gak cuman
belajar dari sisi IT-nya, tapi juga belajar dari sisi aplikatifnya. Budget
IT untuk migas sndiri juga ga bisa dibilang kecil, jadi kita masih bisa
belajar teknologi-teknologi HW terbaru & sophisticated. Tapi dengan
tanggungjawab yang menurut sy lebih rendah. Berhubung sy smpet jd dba,sy
coba bandingin dri crita temen2 dba. Di telco & bank, bertanggungjawab 24/7.
Di migas, cuman 8/5 saja. HW-nya jg cukup canggih untuk dipelajari, bisa
blajar cluster, san, dlsb. Waktu & kesempatan untuk belajar cukup bagus,
dengan pendapatan sbg dba tidak jauh berbeda di ketiga industri tersebut. At
least dr pengakuan temen-temen sy…

Kalau McDermot, setahu saya lebih ke konstruksi dari infrastruktur migasnya
sendiri. Mulai dari bikin rig, bikin kapal, bikin refinery, dlsb. Kalaupun
software, seharusnya software yg digunakan lebih ke sipil engineering.
Modeling Pipa, Konstruksi dan mungkin Primavera untuk project managementnya.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pages

Blog Stats

  • 131,473 hits

Category

Online

visitor stats
November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: