Informatics Forum

Archive for November 2007

From Informatika-ITS@yahoogroups.com, author Holly, lumayan buat baca-bacaan

Sak ngertiku sih, di oil company IT kepake banged..
Mungkin untuk menggambarkan bisa lihat di website-nya
IAO<http://www.iaodt.com/products-oilGas.aspx>(Pak Seno, sy pinjem
web-nya yo…:) ). Di situ terlihat hampir semua sisi
oil company yang sudah tercover oleh IT.

Sy coba jelaskan core proses-nya sak ngertiku yo, ilustrasinya biar gmpang
sy pake ini How Stuff
Works<http://science.howstuffworks.com/oil-drilling.htm/printable>,
sy jelaskan perbagian.
1. “Finding Oil”
– Pakai Satellite Images => ini sebagai awal untuk cari oil, nantinya
bisa menggunakan GIS
– Seismic Processing => seismic raw data dari kapal, harus diproses
terlebih dahulu supaya menjadi data seismic yang ‘ready’. Perlu software jg.
– Seismic Storage => biasanya datanya guede banget. untuk satu block saja
bisa sampai puluhan terra data. Dari infrastructure, perlu orang IT untuk
maintain NetApps, atu storage lainnya.
– Seismic Data Exchange => Salah satu contoh live-nya bisa buka
websitenya MED<http://www.crownminerals.govt.nz/cms/petroleum/technical-data>-nya
New Zealand. Di web ini, public bisa ‘pesan’ datanya dan mengakses data-data
seismic secara online, termasuk preview dgn GIS. Di belakangnya, berbagai
macam IT infrastructure. Mulai dari .Net, J2EE, storage guede, database,
dlsb. Kebetulan yang ini seorang indonesian yang implement.
– Seismic Intrepretation => Untuk menentukan dimana ada oil-nya,
geofisis harus menggunakan software2 untuk membantu mereka menginterpretasi
dimana letak oilnya. Biasanya menggunakan software 3D seperti
GeoProbe<http://www.halliburton.com/ps/Default.aspx?navid=220&pageid=842&prodid=MSE%253a%253a1062600092683168>.
Sampai menggunakan visionary room. Menggunakan google (kacamata 3D), dan
glove untuk melakukan interpretasi. Ada anak TC yang lagi ‘pegang’ visionary
room skg.. Seharusnya kalau dijadikan ruang game 3D kayaknya sip nih 😀
2. “Prepare to Drill”
– setelah ktemu letak oil, dilakukan planning, modeling untuk mencari
titik yang terbaik untuk di lakukan drilliing dimana. Baik dari lokasi,
maupun cost. Ini pakai software juga.
3. “Drilling”
– Pada saat nge-drill, posisi Bit dicatat secara online. Data posisi bit
ditransfer via remote rig location ke real-time operation center (RTOC) yg
ada di HQ. Di RTOC, ditampilkan secara tiga dimensi sehingga tahu posisi bit
dimana skg, dan bisa dikontrol apakah bit harus belok kanan/kiri/atas/bawah.
Ini sangat menentukan keberhasilan pengeboran minyak. Sy dulu pernah cerita
mengenai ADT (advance drilling technician), yg kerjaannya hanya memonitor
jalannya drilling dari HQ pake software di RTOC ini, dgn gaji yg hmmm…..
4. “Testing”
– data-data test di simpan dalam database…
– dianalysa pakai berbagai macam software
– dari data test ini ketahuan tekanan minyak di dalam tanah berapa, lalu
dengan menggunakan software dapat dihitung berapa cadangan minyak yang ada
di dalam tersebut.
5. “Extracting the Oil”
– pemipaan, refinery, kapal yg datang & pergi, biasanya ditampilkan dalam
website GIS. Jadi kayak google-earth gitu lah..
– dari tahap produksi sampai pengapalan, dibutuhkan juga software
produksi, revenue dlsb.

Kira-kira itu gambaran penggunaan IT di core oil yang saya tahu, seharusnya
masih banyak lagi. Kalau ada yang mau nambahin??
Posisi IT disini bisa macam2, dari admin infrastructure sampai software
integrator. Pada umumnya software2 antara nomer 1 s/d 5 datang dari vendor
yang berbeda-beda. Dan antara aplikasi ini tidak saling ‘berbicara’, disitu
tugasnya untuk integrate sistem.. temen-temen IAO yang di VICO banyak
mengerjakan ini, termasuk sy dulu.. hehehe..

Enaknya berkecimpung di IT ini, setiap hari kita harus belajar. Gak cuman
belajar dari sisi IT-nya, tapi juga belajar dari sisi aplikatifnya. Budget
IT untuk migas sndiri juga ga bisa dibilang kecil, jadi kita masih bisa
belajar teknologi-teknologi HW terbaru & sophisticated. Tapi dengan
tanggungjawab yang menurut sy lebih rendah. Berhubung sy smpet jd dba,sy
coba bandingin dri crita temen2 dba. Di telco & bank, bertanggungjawab 24/7.
Di migas, cuman 8/5 saja. HW-nya jg cukup canggih untuk dipelajari, bisa
blajar cluster, san, dlsb. Waktu & kesempatan untuk belajar cukup bagus,
dengan pendapatan sbg dba tidak jauh berbeda di ketiga industri tersebut. At
least dr pengakuan temen-temen sy…

Kalau McDermot, setahu saya lebih ke konstruksi dari infrastruktur migasnya
sendiri. Mulai dari bikin rig, bikin kapal, bikin refinery, dlsb. Kalaupun
software, seharusnya software yg digunakan lebih ke sipil engineering.
Modeling Pipa, Konstruksi dan mungkin Primavera untuk project managementnya.

Tags: , ,

Anda pasti kenal Oracle, database paling bandel. Dan PHP web programming, program paling gampang dan mudah dipelajari. Ciri khas PHP adalah program berbasis fungsi. Untuk membuat koneksi PHP dengan database Oracle, PHP telah menyediakan beberapa fungsi yang tersedia di dalam komponen. Berikut step by step cara untuk melakukan setup :

  1. Buka file di Path PHP/PHP.INI, file ini adalah setting applikasi php, tentang komponen apa aja yang enable dan disable, setting timeout dll. Coba anda cek dulu webserver anda. Coba cari file di dalam path PATH_PATH/php/php.ini. Buka file itu dan cari kata dengan “ORA” atau “OCI”, jika ketemu coba cek.Hilangkan tanda “;” di depan kata extention=php_oci8.dll, php_oci8.dll adalah komponen untuk menghandle koneksi transaksi database PHP dengan oracle. Path PHP.INIComponent
  2. Cek apakah sudah komponen available dengan perintah <?=phpinfo()?>, tuliskan satu baris ini di sebuah file dot php kemudian running dengan browser.

  3. Fungsi – Fungsi Primer Oracle Database di PHP, berikut fungsi – fungsi under oci untuk melakukan transaksi command ke oracle :
    1. ocilogon($username,$passwd[,$db]), fungsi ini untuk melakukan koneksi ke server, pada umumnya fungsi ini diletakkan di atas coding sebuah page, sehingga perintah2 oracle di bawahnya menggunakan resource koneksi itu.
    2. ocilogoff(), untuk memutuskan koneksi database
    3. ocierror(), untuk menangkap error yang dilempar oleh oracle atas perintah sebelumnya.
    4. ociparse($conn, $query), fungsi ini adalah untuk melakukan eksekusi sebuah perintah QUERY, return value dari fungsi ini adalah sebuah recordset atau biasa dikenal statement.
    5. ociexecute($statement), fungsi ini untuk melakukan eksekusi sebuah statement hasil dari ociparse.
  4. Membuat Koneksi dengan Database Server
  5. Melakukan Query
  6. Retrieve Data

 

Tags: , ,

Pages

Blog Stats

  • 133,503 hits

Category

Online

visitor stats
November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930