System Inventory Gudang, Storage Location

Di setting awal sebuah sistem inventory gudang, kita harus mendifinisikan nama dan storage location tempat menyimpan barang.
Storage location ini berguna :
1. Identifikasi letak
2. Mengetahui sifat barang,
Ada model prosedur pemisahan lokasi berdasarkan sifat barang, misal barang ini tidak layak dipakai di tempatkan di storage yang tersendiri.
3. Tracking perjalanan barang, jika ada pencarian dalam sebuah kasus, storage location akan sangat berguna.

Dalam sistem saya, akan dibuat :
a. Available location
Tempat yang disediakan bagi barang yang siap dipakai.
b. Block Storage
Tempat yang disediakan bagi barang2 yang tidak bisa dipakai karena hal2 tertentu.
c. Claim
Tempat yang disediakan bagi barang2 yang tidak bisa dipakai karena dalam proses claim.
d. On going/On movement
Status tempat bagi barang yang sedang dalam proses pengiriman atau pemindahan.

System Inventory Gudang: Barang Acara Gudang

Di dalam bisnis pergudangan, material atau barang selalu ada kaitannya dengan kehilangan barang, barang rusak atau menemukan barang. Jika barang - barang ini tidak dikelola dan tidak diolah di dalam sistem maka akan menjadi distorsi material. Kasus jumlah barang tidak match di akhir bulan atau ketika tutup buku di akhir periode akan menjadi masalah besar di dalam sebuah management pergudangan.

Sistem pergudangan/inventory yang baik harus menyediakan sebuah sistem berita acara gudang. Berita acara gudang ini terdiri dari beberapa kasus :

a. Barang Hilang
Kehilangan barang artinya akan mengurangi stok yang ada di gudang, sehingga ada transaksi pengeluaran barang berdasarkan berita acara gudang barang hilang.

Beban harga barang bisa ditanggungkan oleh penjaga gudang atau ditanggung perusahaan/internal sendiri, sehingga tracking transaksi barang tidak hilang.

Untuk bisnis prosesnya bisa dibuat seperti ini
1. Petugas Gudang membuat surat berita acara gudang (BAG)
2. Supervisor melakukan approval
3. Kepala Gudang melakukan approval
Ketika approval ini, jumlah barang yang ada di gudang akan keluar.

b. Barang Temuan
Sebagaimana dengan kasus barang hilang, jika ada sebuah kasus barang ditemukan, maka dia akan menambah stok fisik di dalam gudang. Jika dia tidak dimasukkan ke dalam sistem maka menimbulkan selisih dan ujung2nya barang itu akan tidak kepakek.

Untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, barang temuan ini harus dimasukkan ke dalam sistem. Dengan prosedur Berita Acara Gudang.

Kebalikan dari barang hilang, dia akan menambah stok di sistem dan di fisik.
Sehingga butuh prosedur yang bisa dibuat seperti ini :
a. penjaga gudang buat BAG temuan barang
b. di setujui oleh supervisor
c. dan disetujui oleh kepala gudang.

oSchools, Aplikasi Open source untuk sekolah

Konsep detail sudah ada, desain system dan database sudah jalan, tinggal mengetik code yang masih males. Saya berharap 2 bulan kedepan, oSchools bisa didownload secara gratis dari situs ini.

Sistemnya gak jauh jauh amat dari sistem administrasi sekolah, kan sekarang lagi jaman ICT, semua sekolah da ada komputernya dan banyak yang udah melek IT, para karyawan sekolah minimal sudah bisa MS Word. Sehingga dari lubuk hati yang paling dalam pengen banget mengabdi dan menyumbangkan jerih payah kepada bangsa dan khalayak banyak.

Siapa yang mau bergabung, mari yuk join.

Universitas Malaysia tawarkan eGov ke Pemko Batam

Manarik dan menggelitik barang kali membaca terbitan koran lokal batam yang dimuat di blog pak wawako , jika pemko deal dan setuju melakukan MOU atas kerjasama ini merupakan sebuah gebrakan dan menggugah semangat para perusahaan software developer untuk lebih membuat produk yang handal dan teruji.

Fenomena perkembangan eGov di indonesia mengalami pasang surut sesuai dengan paradigma para kepala daerah sebagai pemegang kebijakan, dan regulasi dari departemen komunikasi dan informatika. Mungkin 2-3 tahun yang lalu eGov mengalami booming dan bisnis jualan eGov sangat menjanjikan dengan harga anggaran selangit.

Melihat kondisi pemerintahan kota batam, (menurut pribadi penulis, dengan mengambil sampel dan hasil pandangan mata sekejap) pemerintah kota sepertinya masih belum concern membenahi sisi egov ini, terlihat sekali pemberdayaan hal2 yang menyangkut informasi yang bersifat elektornik masih minim. Semangat IT juga sepertinya tidak dibarengi oleh sisi manusia, kebijakan dan prosedur operasional pekerjaan yang masih manual dan jauh dari sifat elektronik.

Perlu adanya gebrakan tapi turut disertai komitmen dari kepala daerah sebagai konseptor dan pengawas jalannya pemerintahan. Dan menurut pendapat saya, birokrasi yang sulit ini mungkin salah satunya karena sistem manual masih dijadikan prosedur pelaksaanaan kerja di pemko. Lihat saja, sistem lelang, kirim berkas ke sini tanda tangan ke situ, dan seterusnya.  Sehingga waktu dan anggaran habis untuk mengurusi prosedur yang seharusnya bisa disederhanakan.

Kalau saja, eGov yang ditawarkan oleh malaysia itu bagus dan sesuai dengan harapan, mengapa tidak Pemko Batam menolak hanya karena mengutamakan perusahaan IT lokal (yang  kebanyakan mempunyai visi : Palugada, apa  yang elu mau, gua ada). Sehingga solusi yang ditawarkan hanya sebatas permukaan saja, tidak sampek pada esensi pentingnya eGov.

Software to manage Problem with Ticketing

Dari milis informatika-ITS 

salam semua..
adakah yg bisa bantu sharing pengalaman soal software helpdesk management yg bagus yg biasa dipake corporate,
boleh yg license ato open source, ato klo ada yg menawarkan productnya bisa nanti di japri ke saya,
lagi cari2 ini utk keperluan membantu maintain komplain2 dari customer,
terima kasih..
Read the rest of this entry »